LAYANAN KARTU KELUARGA

1. Pasangan Baru (Setelah Menikah)

Bagi pasangan baru, kamu dapat membuat kartu keluarga sesaat setelah penikahan selesai dilaksanakan. Karena, jika kamu sudah memiliki kartu keluarga, itu akan memudahkanmu dalam mengurus berbagai dokumen keperluan. Berikut syarat yang harus kamu lengkapi untuk membuat kartu keluarga, diantaranya :

  • Surat pengantar dari RT yang sudah distempel RW
  • Fotocopy buku nikah atau akta perkawinan
  • Surat keterangan pindah (khusus untuk anggota keluarga pendatang)
2. Penambahan Anggota Keluarga (Kelahiran)

Di dalam keluargamu terdapat anggota keluarga yang baru lahir, kemudian kamu akan menambahkannya ke dalam kartu keluarga baru. Berikut beberapa syarat yang harus kamu lengkapi, diantaranya :

  • Surat pengantar dari RT atau RW
  • Kartu keluarga (KK) yang lama
  • Surat keterangan kelahiran calon anggota keluarga baru yang akan ditambahkan ke dalam kartu keluarga nanti
3. Penambahan Anggota Keluarga yang Menumpang

Meski sama-sama menambahkan anggota keluarga, namun syarat yang diperlukan berbeda dengan syarat penambahan anggota keluarga yang baru lahir. Beberapa syarat membuat KK untuk penambahan anggota keluarga yang menumpang diantaranya sebagai berikut :

  • Surat pengantar RT atau RW daerah setempat
  • Kartu keluarga yang lama atau kartu keluarga yang akan ditumpangi
  • Surat keterangan pindah datang (jika tidak satu daerah)
  • Surat keterangan datang dari luar negeri (untuk WNI yang datang dari luar negeri)
  • Paspor, izin tinggal tetap, dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) atau surat tanda lapor diri (untuk WNA)
4. Pengurangan Anggota Keluarga (Kematian)

Adapun syarat yang perlu kamu lengkapi untuk membuat kartu keluarga baru, jika ada pengurangan anggota keluarga karena kematian. Beberapa persyaratan tersebut diantaranya, yaitu :

  • Surat pengantar dari RT atau RW daerah setempat
  • Kartu keluarga (KK) yang lama
  • Surat keterangan kematian (untuk yang meninggal dunia)

Jika pengurangan terjadi karena adanya anggota keluarga yang pindah, maka surat keterangan kematian diganti dengan surat keterangan pindah (untuk anggota keluarga yang pindah).

5. Penggantian Karena Hilang atau Rusak

Apabila kamu ingin mengganti atau membuat baru kartu keluarga karena hilang atau rusak, dibawah ini beberapa syarat yang harus dilengkapi, yaitu :

  • Surat pengantar dari RT atau RW daerah setempat
  • Surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian (hanya untuk KK yang hilang)
  • Kartu keluarga (KK) yang rusak (hanya untuk KK yang rusak)
  • Fotocopy dokumen kependudukan (KTP) dari salah satu anggota keluarga
  • Dokumen keimigrasian bagi orang asing (WNA)

LAYANAN PENCATATAN PERKAWINAN

Pencatatan pernikahan sangat penting dilakukan untuk mendapatkan akta nikah. Agar pernikahan dapat diakui oleh negara, pernikahan harus didaftarkan di kantor catatan sipil. Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No 42 Tahun 1946 tentang Pencatatan Nikah, Talak, dan Rujuk.

Syarat : 

1. Copy Akta Lahir mempelai

2. Copy KK dan KTP mempelai

3. Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Desa/Kelurahan

4. Surat Keterangan Perkawinan dari Desa/Kelurahan

5. Copy KTP 2 orang Saksi

6. Pas foto berpasangan 4×6 = 4 lembar

7. Formulir isian

Catatan : mempelai dan saksi datang ke Dinas untuk menandatangi Register Pencatatan Perkawinan

LAYANAN AKTA KELAHIRAN

Demi ketertiban dalam pencatatan data penduduk, jika Anda memiliki anggota keluarga baru, segera mungkin untuk mendaftarkan kelahiran anak Anda ke dinas terkait sesuai dengan amanat Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Selambat-lambatnya 60 hari setelah peristiwa kelahiran.

Syarat :

1. Copy Akta Perkawinan orang tua

2. Copy Surat keterangan kelahiran dari rumah sakit/bidan bersalin

3. Copy KK dan KTP orang tua 

4. Copy KTP 1 orang saksi