Potensi Pertanian Desa Pegalangan Kidul

Potensi Pertanian Desa Pegalangan Kidul

Pertanian merupakan potensi masyarakat yang berkontribusi paling besar terhadap perekonomian masyarakat Desa Pegalangan Kidul . Karena sebagian besar masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai petani. 

Desa Pegalangan kidul memiliki area pertanian yang cukup luas untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dengan baik. Dengan keadaan tanah yang cukup subur, dapat menjadi potensi pertanian yang prospektif. Komoditas pertanian yang terdapat di desa Pegalangan Kidul adalah jagung, padi, cabe, tomat dan lainnya.

Petani desa pegalangan kidul juga membentuk sebuah kelompok tani yang disebut POKTAN. Didalam kelompok tersebut, para petani saling berbagi pikiran atau diskusi tentang berbagai macam permasalahan pertanian untuk memperkaya pengetahuan.

Kami berharap petani yang ada di desa pegalangan kidul akan lebih maju dan dapat menghasilkan panennya hingga maksimal.

Komposter Pengolah Sampah Organik

Komposter Pengolah Sampah Organik

Komposter adalah sebuah metode pengolahan sampah organik menjadi kompos yang kemudian bisa digunakan sebagai pupuk. Kompos terbuat dari hasil penguraian sampah organik yang memanfaatkan bakteri untuk mengurai sampah.

Peralatan yang diperlukan untuk membuat kompos adalah :

1. Tempat penampungan sampah organik beserta tutupnya

2. Cairan EM4 untuk mempercepat proses penguraian sampah

3. Sampah organik seperti dedaunan

4. Gunting atau pisau untuk memotong-memotong sampah agar proses pembusukan lebih cepat

Cara Membuat kompos :

1. lalu masukkan sampah ke dalam wadah, di sarankan potong-potong sampah tersebut menggunakan gunting atau pisau agar mempercepat proses pembusukan

2. Semprot permukaan tersebut menggunakan cairan EM4, beri jarak 20 Cm setiap kali melakukan penyemprotan

3. tutup wadah dengan rapat dan biarkan sekitar 2 – 3 Minggu

Setelah langkah-langkah tersebut dilakukan maka anda bisa langsung menggunakan pupuk organik ini untuk bercocok tanam.

Kawasan Rumah Pangan Lestari – KRPL

Kawasan Rumah Pangan Lestari – KRPL

Kawasan rumah pangan lestari atau yang kita kenal dengan sebutan KRPL merupakan pemanfaatan pekarangan yang dirancang untuk ketahanan dan kemandirian pangan. Dengan adanya KRPL dan mengoptimalisasi sumber daya yang dimiliki, warga diharapkan dapat memiliki ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup sepanjang waktu.

Selain berguna untuk kesediaan pangan, KRPL juga bermanfaat sebagai kelestarian tanaman pangan untuk masa depan, penghijauan dan kebersihan serta peningkatan pendapatan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini telah berjalan di sebagian besar Masyarakat desa Pegalangan Kidul. Dengan memanfaatkan lahan yang kosong, warga menanam tanaman pangan, buah dan sayuran. Kini warga dapat menikmati hasil dari tanaman tersebut. Bila sebelumnya mereka membeli buah-buahan dan sayuran dipasar, kini mereka sudah tinggal memetik hasil tanaman di lahan rumah.

Biogas solusi untuk limbah kotoran sapi

Biogas solusi untuk limbah kotoran sapi

Sebagian masyarakat Desa Pegalangan Kidul  pada umumnya adalah seorang peternak, Pak kamit ini adalah salah satunya. Beliau merupakan peternak sapi yang dari dulunya belum mengenal biogas hingga saat ini memanfaatkan hasil limbah kotoran ternak menjadi biogas.

Perbedaannya sangat terlihat, sebelum mengenal biogas ia sering kali mendapat komplain dari tetangga karena pada saat itu ia selalu membuang limbah kotoran ternak tersebut ke aliran sungai. Dampaknya adalah sungai tersebut tercemar, karena pada saat itu sungai tersebut seringkali dijadikan tempat anak-anak kecil mandi.

Oleh karena itu Pemerintah Desa Pegalangan Kidul menggagas pemikiran bagaimana caranya mengatasi permasalahan tersebut. Lalu terciptalah ide pembuatan biogas. Dimana dengan adanya biogas tersebut selain mengatasi permasalahan pembuangan limbah kotoran sapi juga biogas tersebut dapat dijadikan energi terbarukan sebagai  pengganti BBM. Bukan hanya itu, Biogas di desa pegalangan kidul ini juga dimanfaatkan sebagai penerangan rumah.

Dengan bantuan alat-alat pembuatan biogas dari Pemerintahan Desa, kini sebanyak 6 peternak warga desa Pegalangan Kidul telah memiliki biogas.